“Sudah selesai kan?! Saya mau isi pulsa 50 ribu!”
Suara bapak itu terdengar menggelegar di telingaku.
Kuambil kartu listrik tokenku dari konter kasir, lalu
beranjak pulang ke rumah sambil termangu....
Pagi ini kubuka mata dengan panik ketika mendengar
tulat-tulit pengingat kuota listrik.
“Aaaahhh.....Malasnya...”pikirku.
Tapi kupaksa juga diriku bangun, toh sudah jam 6 pagi.
Dengan mata setengah tertutup, ku menuju kamar mandi.
Segera setelah mandi, ku berjalan menuju mini market untuk
mengisi pulsa token listrik.
Perjalanan singkat itu sangat kunikmati.
Udara pagi masih terasa segar. (Note: Masih terasa )
Banyak tetanggaku menyapa dengan senyum juga kulihat anjing-anjing
tetangga yang lucu.
Sesampainya di mini market, ku disapa dengan sopan oleh
pegawainya.
Kuulurkan kartu tokenku, “Mau isi 50 ribu”, kataku.
Dengan terampil pegawai itu mengetik angka-angka di
komputernya untuk mengisi pulsa listrikku.
Kuulurkan uangku lalu sambil tersenyum.....
“Cepat!!!! Sudah selesai kan?! Saya mau isi pulsa 100 ribu!”
Suara bapak itu terdengar menggelegar di telingaku.
Dia berdiri tepat di belakangku dengan posisi tubuh tegang
dan kaku.
Kaget. Terdiam ku
sesaat.
Kuambil kartu listrik tokenku dari konter kasir, lalu
beranjak pulang ke rumah sambil termangu....
Kok ada ya, orang yang seperti itu, pikirku.
Sampai di rumah, aku baru sadar.....Aku mau isi pulsa
jugaaaaaaa
AaRRRRgh...... *tendang bantal*
Maaf ya Sayang...aku
belum bisa balam SMS darimu.
Malas rasanya keluar rumah lagi....
Lebih baik aku ke toilet dulu, membuang yang perlu dibuang -_____-“
